Facebook Bakal Ubah Nama WhatsApp dan Instagram


Facebook dan Instagram. Foto: REUTERS/Yves Herman
Facebook dan Instagram. Foto: REUTERS/Yves Herman
Siapa yang tak kenal Facebook, WhatsApp, dan Instagram? Tapi tahukah kamu bahwa ketiganya itu masih satu “keluarga” di bawah perusahaan Facebook Inc. yang didirikan dan dipimpin oleh Mark Zuckerberg. Ternyata, masih ada saja orang tidak mengenal silsilah “keluarga” tersebut.
Solusinya, Facebook dilaporkan akan mengubah nama WhatsApp dan Instagram agar lebih detail. Dilaporkan oleh GSM Arena, Facebook telah memberi tahu karyawan Instagram dan WhatsApp bahwa mereka berencana untuk mengubah citra kedua aplikasi tersebut.
Jadi, apa nama WhatsApp dan Instagram nanti? Laporan itu menyebutkan nama yang akan dipakai adalah “WhatsApp from Facebook” dan “Instagram from Facebook”. Kedua nama itu pasti sudah menjelaskan bahwa WhatsApp dan Instagram adalah milik Facebook.
Sampai saat ini, seorang juru bicara Facebook mengkonfirmasi perubahan yang datang ke WhatsApp dan Instagram adalah benar dengan menggunakan kedua nama tersebut. Tujuannya jelas agar orang tidak salah paham.
“Kami ingin lebih jelas tentang produk dan layanan yang merupakan bagian dari Facebook.” katanya dilansir GSM Arena.
Untuk melihat lebih dalam lagi mengapa WhatsApp dan Instagram bisa menjadi bagian Facebook adalah berkat akuisisi yang dilakukan. Facebook mengakuisisi WhatsApp pada tahun 2014. Pendiri WhatsApp, Brian Acton dan Jan Koum mendapatkan keuntungan yang besar. Koum tercatat pernah memiliki total kekayaan sebesar 9,6 miliar dolar AS per September 2018, menurut Forbes. Sedangkan Acton dilaporkan Forbes punya kekayaan 3,6 miliar dolar AS. Sayangnya keduanya telah meninggalkan Facebook.
Sementara itu, Facebook mengakuisisi Instagram pada April 2012. Nilai transaksinya mencapai 1 miliar dolar AS, angka yang terbilang rendah mengingat aplikasinya kini menjadi salah satu media sosial terpopuler.
Kevin Systrom, pendiri Instagram, dikabarkan punya 40 persen saham Instagram sehingga ia berhak atas 400 juta dolar AS dari proses akuisisi oleh Facebook tersebut. Sedangkan Mike Krieger, pendiri Instagram lainnya, memiliki 10 persen saham sehingga ia meraup uang 100 juta dolar AS. Keduanya juga telah resmi meninggalkan Facebook.
Facebook mempunyai ambisi untuk mengintegrasikan layanan WhatsApp, Instagram, dan Facebook Messenger. Mereka berharap ketiganya bakal bisa mengirimkan pesan satu sama lain.
Namun, rencana Facebook untuk menggabungkan infrastruktur back-end di balik semua ketiga layanannya, seperti Messenger, WhatsApp, dan Instagram, belum akan terwujud dalam waktu dekat. Kemungkinan sistem baru akan berjalan pada tahun 2020.
Integrasi sistem ini juga telah menimbulkan sejumlah pertanyaan tentang privasi. Oleh sebab itu, Facebook berjanji akan menyediakan fitur pesan enkripsi end-to-end untuk menjamin keamanan pengguna dalam sistem integrasi tersebut.
Sumber : https://kumparan.com/

Redaksi

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Image
Photo or GIF