320 Sandal Jemaah Haji Indonesia Hilang di Masjid Nabawi


Jemaah Indonesia kehilangan sandal di Masjid Nabawi Foto: Denny Armandhanu
Jemaah Indonesia kehilangan sandal di Masjid Nabawi Foto: Denny Armandhanu

Para petugas haji Indonesia yang bertugas di sektor khusus Masjid Nabawi menemui banyak masalah terkait jemaah. Salah satu masalah terbesar yang sering ditemui adalah hilangnya sandal jemaah di masjid. Bahkan, ada lebih dari 300 kasus sandal yang hilang milik jemaah gelombang pertama.

Hal ini diungkapkan Kepala Sektor Khusus Masjid Nabawi Kusnul Hadi dalam paparannya, Minggu (28/7). Tercatat ada 320 kasus sandal hilang milik jemaah haji dalam 21 hari terakhir.

Jumlah kasus ini mencakup 15 persen, atau terbesar kedua, dari 2.165 kasus yang ditangani sektor khusus. Kasus terbanyak pertama adalah jemaah terpisah rombongan sebanyak 1.624 kasus atau 75 persen dari total kasus.

“Kehilangan sandal adalah salah satu kasus paling banyak,” kata Kusnul dilansir dari¬†kumparan dan tim Media Center Haji di Madinah.

Dia mengatakan, sandal itu sebenarnya bukan hilang, tapi kebanyakan jemaah lupa meletakkannya di mana atau dititipkan ke kawannya dan mereka terpisah. Jika berjalan tanpa alas kaki di lantai Masjid Nabawi yang terpapar matahari, bisa berbahaya bagi jemaah.

“Di sini suhunya 45 derajat, kakinya pasti melepuh. Jika itu terjadi, tidak mungkin lagi jemaah bisa ibadah dengan nyaman,” kata Kusnul.

Jemaah yang kehilangan sandal ditangani oleh para petugas seksi khusus yang terdiri dari tim P3JH (Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji), TGC (Tim Gerak Cepat), dan tim Perlindungan Jemaah (Linjam) yang siaga di pintu-pintu Masjid Nabawi.

Beberapa kali ditemui jemaah dengan kaki yang melepuh atau sudah koyak telapaknya karena terbakar matahari. Para dokter dan suster di sektor khusus akan merawat luka mereka. Dan jika kakinya tak terluka, maka akan diberikan sandal gratis yang sudah disediakan.

Baca :   1.624 Jemaah Tersesat di Masjid Nabawi, Terbanyak dari Lombok

Kasus ini seyogyanya menjadi pelajaran bagi jemaah haji gelombang kedua yang akan ke Madinah usai prosesi umrah dan haji di Mekkah. Sebelumnya, Kusnul telah mewanti-wanti jemaah untuk terus membawa serta sandal mereka dalam plastik di dalam Masjid, jangan ditinggal di luar.

“Masuk Masjid Nabawi tidak kayak di Indonesia. Kalau sudah dibungkus kresek, bawa ke dalam di mana jemaah salat,” ujar Kusnul.

Sumber : https://kumparan.com


Redaksi

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Image
Photo or GIF