Pria Harus Tahu! Sakitnya Menstruasi Hampir Sama dengan Serangan Jantung


Rasa sakit saat haid yang tak bisa dibayangkan oleh pria. (Foto: iStock)
Rasa sakit saat haid yang tak bisa dibayangkan oleh pria. (Foto: iStock)

Untuk perempuan, nyeri saat menstruasi kerap kali dirasakan setiap bulannya dan berlangsung rata-rata 3-4 hari. Saat nyeri haid datang, rasanya seperti ratusan tangan mengoyak-ngoyak perutmu dari dalam yang tentu saja tak akan dirasakan oleh pria.

Sayangnya, kebanyakan perempuan terlalu takut atau malu untuk mengungkapkan rasa sakit saat siklus menstruasi mereka tiba. Alasannya beragam, dari ketakutan di cap dramatis, lebay, atau melebih-lebihkan sesuatu. Menyebalkan memang.

Bagi yang belum pernah merasakan (baca: pria), nyeri haid atau istilah medisnya dismenorea telah dianggap sama menyakitkannya dengan sakit jantung. Profesor kesehatan reproduksi di University College London, John Guillebaud, mengatakan bahwa pasien yang mengalami nyeri haid digambarkannya hampir sama buruknya saat mengalami serangan jantung.

“Pria tak mengerti itu dan sayangnya ini (nyeri haid-red) belum diberikan pengobatan yang seharusnya. Saya percaya ini adalah hal yang harus kita khawatirkan, sama dengan hal lain dalam dunia medis,” ungkapnya dikutip dari independent.co.uk

Nyeri haid terbagi atas 2 jenis, primer dan sekunder. Primer adalah jenis nyeri haid yang paling umum di mana tidak ada kondisi mendasar yang mempengaruhi rahim. Dismenorea sekunder disebabkan oleh kondisi yang mendasarinya, seperti endometriosis, fibroid, atau penyakit radang panggul.

Faktanya, mengabaikan rasa sakit wanita saat haid telah menjadi praktik medis yang memprihatinkan. Beberapa survei menunjukkan bahwa dokter umumnya menganggapnya kurang serius dan lebih perhatian terhadap masalah medis yang dialami oleh pria.

(kna/up)

Sumber : https://health.detik.com


Redaksi

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Image
Photo or GIF