Viral, Pria Cacat Permanen Akibat Pijat Leher Usai Cukur Rambut


74 shares
Ilustrasi Pijat Leher (Foto : Istimewa)
Ilustrasi Pijat Leher (Foto : Istimewa)

Kebiasaan pijat kepala dan leher sehabis cukur memang menyenangkan, apalagi sampai berbunyi, “Kreeekkk”! Tapi hati-hati, para ahli tidak menyarankan karena berisiko merusak saraf.

Terkait dengan peringatan tersebut, sebuah kisah viral di media sosial seolah jadi pengingat. Dikisahkan, seorang pria India berusia 54 tahun mengalami sesak napas dan harus dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans gara-gara menjalani pijat leher usai bercukur.

Pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging) menunjukkan ada cedera serius pada saraf phrenic di tulang tengkuk. Disebutkan, saraf ini berfungsi mengatur otot yang membantu pernapasan. Akhir cerita, pria tersebut harus menggunakan alat bantu pernapasan sepanjang hayat.

Baca :   Waduh, Rambut Dicukur Asal-asalan oleh Pak Guru, Puluhan Bocah SD Lapor Polisi

Pantauan detikHealth pada Kamis (21/3/2019), kisah yang dibagikan oleh akun Public Health Malaysia tersebut mendapat 4,5 ribu reaksi dan 3,8 ribu komentar serta dibagikan-ulang lebih dari 11 ribu kali.

Cerita tentang pria lumpuh seusai pijat leher viral di media sosial. Foto: Screenshot FB
Cerita tentang pria lumpuh seusai pijat leher viral di media sosial. Foto: Screenshot FB

Serupa dengan kisah tersebut, pijatan leher yang memicu kerusakan saraf phrenic atau frenikal pernah dilaporkan pada 2017, juga terjadi di India. Seorang pria bernama Kumar mengalami kelumphan diafragma dan harus menggunakan ventilator (alat bantu pernapasan) sepanjang hidupnya.

“Saat memeriksanya, kami melihat Kumar memiliki pola pernapasan yang paradoks. Dadanya bergerak ke arah dalam, bukannya meluas. Gerakan dada yang abnormal ini mempengaruhi pola pernapasan dan menyebabkan penurunan kadar oksigen di darahnya,” kata dr Anand Jaiswal yang menangani pasien, seperti diberitakan detikHealth sebelumnya.

Baca :   Waduh, Rambut Dicukur Asal-asalan oleh Pak Guru, Puluhan Bocah SD Lapor Polisi

Dijelaskan oleh dr Jaiswal, kerusakan saraf frenikal terjadi karena keretakan leher akibat pijatan tukang cukur. Pijat di leher, menurut dr Shakir Husain dari RS Neo India bisa juga memicu kerusakan pembuluh darah arteri vertebralis.

“Jika robeknya kecil, itu akan sembuh secara alami. Pengencer darah harus diberikan selama dua sampai tiga bulan. Tapi dalam beberapa kasus, operasi harus dilakukan untuk membersihkan aneurisma akibat robekannya,” jelasnya.

Waduh kok serem!

(up/kna)
Sumber : www.detik.com

Redaksi

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Image
Photo or GIF