Sekolah Disegel, Ratusan Siswa SMAN 1 Alas Barat Sumbawa Protes dan Bakar Spanduk


4.1k shares
SMAN 1 Alas di Segel (Foto : Istimewa)
SMAN 1 Alas di Segel (Foto : Istimewa)

Sedikitnya 560 siswa SMAN 1 Alas Barat Kabupaten Sumbawa pada hari senin besok ( 18/03 ) tidak bisa lagi melakukan proses Belajar Mengajar, karena sekolah yang berdiri sejak 2003 tersebut kini telah disegel oleh pemilik tanah.

Penyegelan ini adalah bentuk protes atas tidak adanya itikat baik dari Pemerintah daerah Sumbawa soal ganti rugi lahan yang belum dibayarkan atas tanah yang kini menjadi gedung sekolah SMAN 1 Alas Barat ini.

Penyegelan Pintu Gerbang  gedung sekolah yang terletak di jalan lintas Lekong ini dilakukan sejak minggu ( 17/03 ) pukul 07 : 30 Wita oleh pemilik tanah Drs Nurdin Ending MM .

Drs. Nurdin Ending.MM.  selaku pemilik tanah menjelaskan bahwa  penyegelan ini berdasarkan adanya  putusan Kasasi Mahkama  Agung RI Nomor 1834 K /  Pdt / 2018 yang menyatakan tanah datar seluas 26,100 M2  dengan  sertifikat milik ( SHM ) Nomor 27 dengan surat ukur 236  / LEKONG / 2010  tertanggal 01 November  2010  yang terletak di Desa Lekong Kecamatan alas Barat Kabupaten Sumbawa  adalah milik  sah dari bersangkutan ( Drs Nurding Ending MM )  termasuk yang   dijadikan lokasi pembangunan SMAN 1 Alas Barat  seluas 53 are.

“untuk itu maka saya terpaksa melakukan penyegelan pintu gerbang sekolah dengan menaruh beberapa spanduk dan batu di depan pintu gerbang sekolah, agar masyarakat tahu kata  Drs.Nurdin Ending.MM. sebab lahan tersebut milik pribadinya sesuai Amar putusan MA –RI  yang  sudah Ingkrah “ kata Nurdin kepada bidikankamera.com pada minggu ( 17/03 )

Nurdin juga menjelaskan bahwa penyegelan lokasi ini ( sekolah  Red ) tetap dilakukan hingga tuntutan ganti rugi tanah dapat diselesaikan sebesar Rp 6 , 790 , 480 , 000 Milyar sesuai amar putusan MA  tanggal 10 Agusutus tahun  2018 oleh Majelis Hakim  Soltoni Mohdally.SH.MH. yang ditetapkan oleh ketua MA sebagai ketua Majelis Hakim H.Hamdi.SH.Mum. dan DR.Drs. Muhammad Yunus Wahab.SH.MH. yang disalinkan melalui A/n Panitera panitia muda perdata DR.Drim Haryadi.SH.MH. penyegelan ini tetap dilakukan sebelum ada ganti rugi.

Baca :   5 Tokoh Pulau Sumbawa Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Berikut Nama-namanya

Kisah ini , masih kata Drs.Nurdin Endeng.MM. sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2004 lalu  dengan pemerintah Kabupaten Sumbawa namun  tidak digubris bahkan Nurdin  menilai Pemda Sumbawa maupun Pemprov NTB tidak memiliki itikat baik dalam penyelesaian ganti rugi lahan untuk pembangunan lokal  SMAN 1 Alas Barat ini

“ penyegelan ini tetap saya  lakukan karena kecewa pada pemerintah. karena tidak pernah memenuhi  janji ganti rugi sesuai kesepakatan  “ Ucapnya.

Akibat penyegelan ini, kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut 560 siswa terancam gagal mengikuti belajar dan mengajar, apalagi tidak lama lagi sebanyak 179 Siswa Kelas IX akan mengikuti Ujian Akhir Nasional, maka secara otomatis proses KBM akan terganggu yang berdampak kepada Psikologi siswa.

Selain itu, siswa juga melakukan aksi bakar spanduk sebagai bentuk protes atas penyegelan ini. (EC)

Sumber : https://bidikankamera.com


Redaksi

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Image
Photo or GIF