Penembak Masjid di Selandia Baru Akui Aksinya Terinspirasi dari Game Online Ini


196 shares
Pelaku Penembakan di Selandia Baru (Foto : Istimewa)
Pelaku Penembakan di Selandia Baru (Foto : Istimewa)

Insiden penembakan brutal di masjid Christchurch Selandia Barudisiarkan, banyak yang bertanya motif yang sebenarnya pelaku. Salah satu pelaku adalah seorang warga Australia bernama Brenton Tarrant dan ternyata ia melakukan siaran langsung penembakan brutal terinspirasi dari game Fortnite.

Meski itu merupakan inspirasi untuk melakukan live streaming, sepertinya ia juga terpengaruh dari ektremis supremasi kulit putih.

Sebelum penembakan, seseorang yang tampak sebagai penembak memposting tautan ke manifesto nasionalis berkulit putih di Twitter dan forum online 8chan.

Postingan itu menyebutkan bahwa dia juga akan menyiarkan videonya secara langsung melalui link tersebut.

Komisaris Polisi Selandia Baru Mike Bush telah mengonfirmasi bahwa total 49 orang tewas akibat serangan itu.

Masih ada 48 orang di rumah sakit karena menderita luka tembak berdasarkan data terakhir pada Jumat (15/03/2019) pukul 19.00 AEDT atau pukul 15.00 WIB.

Brenton Tarrant memposting manifesto 37 halaman online sebelum menyatakan niatnya untuk menembak.

Dalam salah satu tulisannya, ia mengatakan bahwa ”ini adalah serangan teroris”. Tarrant mengatakan kepada pengikut media sosial untuk terus mengikuti siaran langsungnya.

Yah anak-anak, sudah waktunya untuk berhenti melakukan shitposting dan waktunya untuk membuat aksi nyata,” kata Tarrant dalam unggahan online-nya.

Jika aku tidak selamat dari serangan itu, selamat tinggal, semoga Tuhan memberkatiku, dan aku akan bertemu kalian di Valhalla!” katanya menambahkan.

Dikutip dari Sidney Morning Herald (SMH), Tarrant mengatakan bahwa inspirasi politiknya berasal dari komentator konservatif AS Candace Owens, yang pro-Trump dan mengkritik gerakan Black Lives Matter.

Manifesto online-nya juga mengatakan ”(Video game) Fortnite melatih saya untuk menjadi seorang pembunuh”.

Sepertinya terdapat dua hal yang langsung terseret ke peristiwa penembakan massal ini meski sebenarnya mereka tak terhubung.

Baca :   Idris yang Tembak Mati Subaidi karena Pilpres Divonis Penjara Seumur Hidup

Ini berarti pelaku akan membuat pusing game Fortnite dan YouTuber PewDiePie setelah namanya juga disebut saat acara langsung video penembakan massal.

Fortnite adalah game video online yang dikembangkan oleh Epic Games dan dirilis pada tahun 2017.

Salah satu yang populer adalah seri game Fortnite Battle Royale. Seri game tersebut memungkinkan 100 pemain bertahan hidup (survival) dan menyisakan satu orang atau empat orang (1 tim) yang tersisa sebagai pemenang.

Game seri itu telah menarik lebih dari 125 juta player di seluruh dunia dan salah satu game favorit generasi milenial bersama dengan PUBG.

PewDiePie telah mengonfirmasi bahwa ia tak terkait dengan penembakan itu dan mengatakan bahwa tindakan biadab itu sangat memuakkan.

Saat ini Epic Games selaku pembuat game Fortnite belum mengeluarkan pernyataan setelah game-nya dicatut namanya oleh ektremis berhati dingin ini.

Sumber : www.suara.com


Redaksi

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Image
Photo or GIF