Tertembak Bagian Dada, 1 WNI Korban Pembantaian di Masjid Selandia Baru Jalani Operasi Bedah


87 shares
Polisi menutup kawasan tempat terjadinya penembakan masjid di kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019).(AFP/FLYNN FOLEY)
Polisi menutup kawasan tempat terjadinya penembakan masjid di kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019).(AFP/FLYNN FOLEY)

Zulfirmansyah dan anaknya, korban pembantaian di masjid Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) siang, mengalami luka tembak masing-masing di dada dan kaki.

Ketua Sakato Art Community, Erizal As mengatakan, pria yang akrab disapa Zul ini adalah salah satu anggota komunitas seni itu. Berdasarkan informasi yang diterima dari rekan Zul di Selandia Baru, Zul dan anaknya kini sedang dirawat di rumah sakit setempat.

Baca :   Serangan Mendadak KKB Papua, Anggota Brimob Tewas Ditembak saat Amankan Pendaratan Helikopter

“Info terakhir sekarang dirawat di Rumah Sakit dan sedang dioperasi. Istrinya dapat info dari pihak medis kalau Zul terkena (tembak) paru, anaknya terkena di kakinya,” kata Erizal.

Erizal mengatakan, pihaknya mendapat informasi terkait kondisi Zul berawal dari dari akun Facebook istri Zul. “Kami teman-teman di sini mendapatka informasi dari akun Facebook istrinya, dan di kolom komentar ada saudara Zul meninggalkan nomor telepon,” ucapnya.

Baca :   Innalillah, Muhammad Abdul Hamid, WNI Meninggal Dunia Akibat Serangan di Selandia Baru

Dari postingan itu, pihaknya menghubungi saudara Zul, dan membenarkan kejadian itu. “Ternyata (saudaranya Zul) sudah menghubungi istri Zul, info terakhir sekarang dirawat di rumah sakit dan sedang dioperasi,” ujarnya.

Erizal mengatakan, ia dan Zul sudah kenal sejak di SMSR Padang, hingga kuliah di ISI Yogyakarta. “Angkatan saya sejak dari SMSR Padang, terus tahun 1997 kuliah di ISI Jogja dan tamat, kemudian menetap di Jogja,” ucapnya.

Dia mengatakan, sebagai pelukis asli Minang, Zul sering bergabung dengan komunitas Minang di Yogyakarta.

Baca :   Foto Pelaku Penembakan di Masjid New Zealand Diblur, Mengapa?

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “1 WNI Korban Pembantaian di Masjid Selandia Baru Jalani Operasi Bedah”
Penulis : Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono
Editor : Farid Assifa


Redaksi

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Image
Photo or GIF