Garuda Muda Menang, Pelatih Vietnam Keluhkan Wasit Berat Sebelah


26 shares
Pertandingan semi final Piala AFF U-22 antara Indonesia vs Vietnam di Phnom Penh, Kamboja. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Keluar sebagai juara grup dengan memasukkan enam gol dan hanya kemasukan sebiji gol, nyatanya tak menjamin kelolosan Vietnam U-22 ke final Piala AFF. Menghadapi Timnas U-22 Indonesia dalam laga semifinal di National Stadium, Minggu (24/2/2019), Vietnam harus menyerah dengan skor tipis 0-1.

Satu-satunya gol bagi Timnas U-22 diciptakan melalui tendangan bebas Luthfi Kamal pada menit ke-70. Dengan kekalahan itu, Vietnam pun akan menjalani partai perebutan tempat ketiga dengan menghadapi tim yang kalah yakni antara Kamboja atau Thailand.

Usai laga, pelatih Vietnam U-22, Nguyen Quoc Tuan, mengeluhkan kepemimpinan wasit. Menurutnya, Thant Zin Oo asal Myanmar lebih memihak kepada skuat ‘Garuda Muda’, meskipun Timnas U-22 nyatanya mendapatkan enam kartu kuning pada laga itu.

“Pertandingan semifinal ini tidak berjalan dengan mudah. Wasit berat sebelah,” ujar Quoc Tuan.

“Kami memiliki banyak situasi di kotak penalti, tapi wasit tidak memberikan apa-apa terkait hal itu,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Quoc Tuan juga mengeluhkan permainan keras yang diperagakan skuat asuhan Indra Sjafri.

“Indonesia bermain ngotot, tapi terlalu keras. Tidak mudah bagi kami untuk mencetak gol,” pungkasnya.

Bagi Timnas U-22, kemenangan itu mengantarkan mereka ke final yang bakal dihelat pada Selasa (26/2) mendatang. Mereka bakal berhadapan dengan pemenang antara Kamboja vs Thailand yang digelar pada Minggu (24/2) malam ini.

Sumber : https://kumparan.com


Redaksi

0 Comments

Your email address will not be published.

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Image
Photo or GIF