PDIP Jawab Gerindra Soal Kampanye Pilgub Jokowi Dibiayai Prabowo


38 shares
Jokowi, Prabowo, dan Ahok dalam Pilkada DKI 2012. Foto: Antara/Yudhi Mahatma

PDIP membantah pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo, yang menyebut hasil dari pengelolaan ratusan ribu hektar hak guna usaha (HGU) Prabowo juga untuk biaya kampanye Joko Widodo pada Pilgub 2012.

Ketua DPP PDIP Eva Kusuma Sundari mengatakan, berdasarkan analisa konten kampanye Jokowi – Ahok pada Pilgub 2012, juga banyak mengkampanyekan Prabowo.

“Ada analisa konten bahwa isi kampanye Jokowi – Ahok, banyak mengkampenyakan Pak Prabowo Subianto juga. Jadi penerima manfaat balik ke Prabowo Subianto juga,” kata Eva kepada wartawan, Rabu (20/2).

“(Jadi) soal biaya kampanye Pilkada 2012 kan kesepakatan. Lagian kan habis untuk biaya iklan tentang Pak Prabowo sendiri zaman itu. Jadi penerima manfaat terbesar Pak Prabowo,” imbuhnya.

Menurut Eva, apa pun pendapat yang disampaikan kubu Prabowo itu tidak menghilangkan fakta bahwa Prabowo menguasai lahan yang membuat gini ratio penguasaan tanah tidak adil.


“Apa pun kilahnya, tidak menghilangkan fakta bahwa beliau pegang HGU maha luas yang menyebabkan gini ratio index penguasaan tanah jadi enggak adil, sesuatu yang dipakai menyerang Pak Jokowi. Pak Prabowo Subianto enggak legitimate menyoal karena dia bagian dari persoalan,” jelas Eva.

Justru, Eva mengatakan, harusnya semua pihak mendukung kebijakan land reform Presiden Jokowi, termasuk kubu Prabowo.

“Jadi bagusnya malah mendukung kebijakan land reform Pak Jokowi, bukan malah lempar batu sembunyi tangan, padahal batu yang lain masih di tangan,” tutupnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo menyebut pendapatan Prabowo dari mengelola lahan ribuan hektare juga diperuntukkan untuk membiayai Jokowi pada Pilgub DKI 2012. Sebagaimana diketahui, pada Pilgub DKI 2012, pasangan Jokowi – Ahok diusung oleh PDIP dan Gerindra.

“Dan yang perlu diketahui bersama, salah satu keuntungan usaha kelola lahan tersebut adalah untuk membiayai kampanye Pak Jokowi saat Pilgub DKI tahun 2012 lalu yang jumlahnya sangat besar,” kata Edhy.

Sumber : www.kumparan.com


Redaksi

0 Comments

Your email address will not be published.

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Image
Photo or GIF