Waduh…Tak Digaji Hingga Setahun, Karyawan Hotel di Lombok Barat Minta Bantuan Pemkab


Sejumlah karyawan hotel di Kawasan Senggigi Batulayar melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati Lobar pada Kamis (07/02/2019). Mereka berada di bawah naungan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) NTB. Mereka datang untuk mempertanyakan nasib mereka yang diberhentikan kerja secara sepihak oleh pihak hotel.

Ada tiga untutan yang disampaikan karyawan hotel itu. Salah satunya untuk memberikaan kejelasan tentang nasib karyawan Hotel Sentosa yang kini justru sudah tidak beroperasi lagi. Sebab sebelum ditutup, dalam setahun kerja mereka belum mendapatkan gaji.

Selain itu, ada pula pekerja Villa Imaj yang sudah dilakukan Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) sepihak tanpa kejelasan. Sama halnya dengan karyawan dari Maskot Hotel. Bahkan pihak hotel Imaj memberlakukan sistem kerja dengan bayaran sesuai jam kerja. Sehingga mereka akan dibayar hanya ketika kerja saja. Padahal mereka memberlakukan sistem kerja bergantian.

“Sudah 11 bulan gaji pekerja tidak dibayarkan, Pemda Lobar hanya sibuk menagik pajak saja,” ujar Ketua DPD SPSI Lobar, NTB Yustinus.

Ia mengungkapkan sebanyak 184 pekerja hotel sentosa itu sudah 11 bulan belu terima gaji, bahkan dari Februari 2018. Janji pembayaran sudah diterima pihak pekerja sejak tahun lalu. Namun hingga saat ini gaji itu belum juga dibayar.

“ Masa Pemkab Lobar mau diatur, seharusnyakan Pemkab memanggil pengusaha itu ke Lobar,” ujarnya.

Mereka berharap Pemkab Lobar dapat membantu mereka. Paling tidak, hasil kerja mereka selama menjadi karyawan dapat diberikan. Lebih bagus lagi jika mereka tidak jadi di-PHK. Sebab mereka sudah lama bekerja di beberapa hotel itu.

Sumber : www.insidelombok.id


Redaksi

0 Comments

Your email address will not be published.

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Image
Photo or GIF