Pemimpin ISIS Abu Bakar Baghdadi Mau Dibunuh Orang Dalam


22 shares

Pemimpin kelompok ekstremis ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi selamat dari upaya kudeta dan target pembunuhan yang dilakukan oleh pengikutnya di tempat persembunyian di Suriah sebelah timur. Insiden itu diyakini terjadi pada 10 Januari 2019 di sebuah desa dekat Hajin, di lembah Sungai Efrat.

Para pejabat intelijen regional mengatakan, langkah terencana untuk melawan Baghdadi menyebabkan baku tembak antara pejuang asing dan pengawal Baghdadi.

“Mereka tahu persis pada waktunya. Ada bentrokan dan dua orang terbunuh. Ini adalah elemen pejuang sini, beberapa dari orang-orang yang paling terpercaya,” kata seorang pejabat intelijen, seperti dilansir dari The
Guardian
.

Para pejabat Irak dan Amerika Serikat meyakini bahwa Baghdadi dan sisa-sisa anggotanya saat ini masih bertahan di suatu tempat sebagai bentuk pertahanan terakhir. Hal itu terjadi setelah dalam dua tahun terakhir mulai kehilangan daerah “jajahannya”.

Mulanya, jajaran organisasi ekstremis yang barkembang sekitar tahun 2013-2015 mulai membanjiri wilayah Suriah dan Irak menjadi setidaknya berjumlah 70 ribu orang. Namun, kini diperkirakan jumlah gerilyawan tetap hanya berkisar 500 orang yang tinggal bersama keluarga dan terkurung oleh kepungan pasukan Kurdi yang didukung AS dan milisi Syiah yang didukung Iran.

Akibat area kendali ISIS telah hancur dan para pemimpinnya telah banvak yang tewas, posisi Baghdadi makin terhimpit. Pemimpin ISIS yang menderita penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi itu bahkan sebelumnya telah menderita cedera permanen dalam serangan udara empat tahun yang lalu.

Desas-desus perpecahan di dalam organisasi yang semakin menipis itu kerap terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Mereka yang tetap tinggal di dekat Baghdadi tetap bertahan karena didorong oleh keyakinan ideologis.

Namun, para pejuang ISIS lainnya telah melarikan diri dari daerah kepungan selama tiga pekan terakhir. Sementara itu, beberapa ribu anggota dan keluarga mereka menyerahkan diri kepada pasukan pimpinan Kurdi di dekat Deir ez-Zor. (art)

Baca :   Pembunuh Calon Pendeta Wanita di Sumsel Terancam Hukuman Mati

Sumber : https://www.viva.co.id/


Redaksi

0 Comments

Your email address will not be published.

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Image
Photo or GIF