Ngeri, Atasi Depresi Pria Ini Lakukan Terapi Peluk Buaya


Jika buaya sering kali dianggap sebagai hewan buas bahkan mengerikan, seorang pria dari Pennsylvania mengaku mampu mengendalikan depresi berkat memeluk buaya pilihannya. Joie Henney, mengatakan bahwa buaya bernama Wally itu suka meringkuk dan memberi pelukan.

Lelaki berusia 65 tahun itu mengatakan dirinya telah menerima persetujuan dari dokternya untuk menggunakan Wally sebagai hewan pendukung emosionalnya. Sebelumnya, ia menolak dan tidak mau menjalani pengobatan untuk depresi.

“Aku punya Wally dan ketika aku pulang dan ada di sekelilingnya, semua baik-baik saja. Dokter saya tahu tentang Wally dan menganggapnya berhasil, jadi mengapa tidak?” kata dia seperti dilansir dari New York Post.

Wally diselamatkan dari luar Orlando pada usia 14 bulan dan masih terus berkembang. Henney berkata bahwa Wally bisa tumbuh sepanjang 16 kaki (4,9 meter) pada suatu hari. Setiap harinya, Wally memakan sayap ayam dan berbagi kolam plastik dalam ruangan dengan buaya penyelamat yang lebih kecil bernama Scrappy.

Wally, yang berusia empat tahun ini, sudah seperti boneka beruang teddy bear, kata Henney. Reptil berdarah dingin ini suka mengistirahatkan moncongnya pada Henney dan “dia suka memeluk”.

Menurutnya, buaya itu tidak pernah menggigit siapa pun dan bahkan takut pada kucing. Henney mengakui bahwa Wally masih merupakan binatang buas yang berbahaya dan mungkin bisa melepaskan lengannya, tetapi dia mengatakan, tidak pernah takut padanya. (art)

Sumber : https://www.viva.co.id


Redaksi

0 Comments

Your email address will not be published.

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Image
Photo or GIF